KABUPATEN Hulu Sungai Tengah, memiliki banyak objek wisata yang sangat menarik dikunjungi. Salah satunya wisata sungai berjeram, selain obyek wisata Pagat, juga ada Lok Laga di Kampung Mu’ui, Desa Sei Harang, Kecamatan Haruyan.
Objek wisata Lok Laga berjarak kurang lebih 21 km dari Barabai, ibukota Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan. Barabai yang secara geografis terletak di utara Kalimantan Selatan, Jaraknya 165 km dari Banjarmasin atau sekitar 3-4 jam mengendarai kendaraan bermotor.
Pegunungan menjadi sebagian topografi Hulu Sungai Tengah. Kawasan hutan lindung terdiri dari dua lokasi, yaitu kawasan hutan lindung Meratus di Kecamatan Batang Alai Timur seluas 43.782 Ha. Selain itu juga terdapat kawasan hutan lindung lainnya di sekitar Gunung Titi kecamatan Limpasu.
Hutan lindung ini dipenuhi beragam flora dan fauna, di antaranya banyak terdapat pohon meranti yang berdiameter lebih dari 100 cm. Wisata pegunungan Meratus menawarkan kondisi hutan alam yang masih perawan dan budaya masyarakat dayak Meratus.
Akses jalan menuju Lok Laga tidaklah sulit, bisa ditempuh dengan mobil maupun sepeda motor. Dari Barabai waktu tempuh sekitar 30 menit. Memasuki obyek wisata Lok Laga kita akan disambut pintu gerbang.
Menurut Lia, warga Banjarmasin yang akhir pekan lalu berkunjung ke Lok Laga. Objek wisata ini merupakan sungai berarus deras dengan bebatuan di tengahnya, sekeliling Lok Laga adalah kawasan hutan. Di sini juga terdapat air terjun.
“Di objek wisata ini melintas aliran sungai dengan air yang jernih dan terdapat riam-riam kecil yang menjadikan tempat ini menjadi tempat pemandian alam yang ideal,” jelasnya. Lia menambahkan, ada beberapa aliran sungai yang tidak terlalu deras dan cukup dangkal, “Di sinilah kita bisa bermain air dengan aman. Anakanak pun bisa berenang sambil menikmati keindahan alam Lok Laga yang nuansanya memesona.
“Sebagaimana objek wisata lainnya, di sini juga ada sejumlah fasilitas, antara lain mushola, tempat istirahat, ruang ganti pakaian, toilet, warung, gazebo dan panggung hiburan,” ujar Lia.
Bagi yang berekreasi bersama keluarga, dapat menggelar tikar di hamparan rumput tepian sungai. Sambil bersantai, membuka bekal makanan yang dibawa dari rumah. Makan bersama di alam terbuka, sungguh pengalaman mengesankan.
Menikmati keindahan alam Lok Laga memang tak pernah puas. Berlama-lama berada di sana membuat hati tenteram, pikiran menjadi tenang. Sejuknya udara, dinginnya air sungai, hijaunya pepohonan memberikan perasaan senang.
Pada hari libur nasional atau lebaran, panggung hiburan di Lok Laga itu menjadi pusat keramaian. Sejumlah hiburan ditampilkan, antara lain penampilan kelompok kesenian atau kelompok musik. “Objek wisata ini ramai dikunjungi orang pada saat hari libur atau hari besar, baik pengunjung yang berasal dari dalam daerah maupun luar daerah,” terang Lia.
Sumber: Metro Banjar, 12 April 2012



No comments:
Post a Comment