Google+

Tuesday, September 2, 2014

Bayi Orangutan Diselamatkan Warga

Bayi orangutan jantan berusia sekitar 3 bulan yang ditemukan warga pada selasa lalu diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Tengah yang bermitra dengan Yayasan Penyelamatan Orangutan Borneo, Senin (1/9), di Kota Palangkaraya, Kalteng. Orangutan kian terancam akibat kerusakan hutan dan pembukaan lahan untuk perkebunan kelapa sawit. [KOMPAS/MEGANDIKA WICAKSONO]
Satu bayi orangutan jantan usia 2-3 bulan ditemukan warga, lalu diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Tengah yang bermitra dengan Yayasan Penyelamatan Orangutan Borneo.

”Saya menerima bayi orangutan ini dari Bapak Rilo, warga Desa Madara, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan. Dia menemukannya Selasa pekan lalu di kebun dengan kondisi terluka di tangan dan kaki kiri,” kata Dailamianus (44), warga Palangkaraya, yang menyerahkan orangutan itu kepada BKSDA Kalteng, Senin (1/9), di Palangkaraya.

Dailamianus menerima bayi orangutan itu pada Minggu sore seusai memancing ikan di Danau Madara. Menurut Pelaksana Harian Kepala BKSDA Kalteng Yusuf Trismanto, kerusakan hutan akibat penebangan liar dan kebakaran menyebabkan satwa liar terancam punah. Habitat orangutan rusak karena pembukaan lahan, misalnya untuk perkebunan sawit.

No comments:

Post a Comment